HARGA AGYA PALEMBANG 2019

NEW AGYA
Have Fun Go Max

  • Tampilan Eksterior Baru yang Lebih Stylish dan Sporty
  • Interior New Agya dengan Berbagai Fitur Terbaru yang Seru
  • Tenaga Lebih Maksimal dan Irit Bahan Bakar
  • Fitur Security dan Safety yang lengkap di New Agya

Kelebihan Agya

  • Desain paras yang lebih modern dan dinamis. Cocok untuk anak muda.
  • Perubahan signifikan pada mesin yang membuatnya lebih bertenaga dan halus
  • Peningkatan kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) di kabin.

Warna Toyota Agya

Agya tersedia dalam 6 warna yang berbeda – Black, White, Yellow, Red, Gray Metallic and Silver Metalic

Overview

Toyota Agya diluncurkan 2013 dan langsung diterima konsumen Indonesia. Meski masuk dalam jajaran mobil jenis low cost green car (LCGC), toh Toyota mendesain dan memasarkannya dengan beragam fitur dan teknologi terkini.

Namun sepertinya pasar juga melihat banyak kekurangan saat mobil ini diluncurkan sebagai LCGC. Penjualannya tidak pernah terlihat impresif untuk ukuran sebuah merek Toyota, dan pesaingnya, terutama Honda Brio Satya malah menggerogoti pasarnya.

Hal ini kemudian diperbaiki oleh Toyota, bersama dengan Daihatsu. Tahun 2017 menandai hadirnya Agya dan Daihatsu Ayla yang mengalami revisi cukup signifikan, terutama di bagian teknis. Agya yang tadinya hanya bermesin kurang dari 1.000 cc kini dibekali dengan pilihan mesin baru berkapasitas 1,2 liter yang dibekali teknologi Dual VVT-i. Mesin lama pun masih dipertahankan, namun kini dibekali untuk varian tertinggi melewati Rp 151 juta. Sebuah harga yang sebetulnya melewati regulasi LCGC. Bahkan lebih mahal dari Toyota Calya G bertransmisi matic yang bertengger di angka Rp 150 juta. Calya juga dilengkapi dengan teknologi Dual VVT-i.

Harganya seperti yang bisa Anda lihat diatas, mulai dari Rp 127 jutaan untuk varian paling rendah.

Namun pelonjakan harga itu tentu saja dibarengi dengan perubahan yang cukup signifikan, meski di beberapa bagian terasa kurang. Ok lah, mesinnya baru dengan beragam imbuhan teknologi maju. Tapi di kabin masih saja ada yang terasa kurang mumpuni.

Sebagai contoh, entah kenapa di kabin Agya hanya dibekali dengan head unit monochrome yang memang sudah memiliki kemampuan hubungan Bluetooth. Bandingkan dengan kembarannya yang sudah dibekali dengan sistem multimedia layar sentuh, dengan harga yang kurang lebih 4-5 juta lebih murah.

Kualitas material yang digunakan di kabin masih terbilang lumayan, karena sesuai dengan harganya. Door trimnya kini diberikan kombinasi bahan plastik dan kain yang cukup memberikan kesan dinamis di kabin.

Mungkin ini adalah strategi Toyota, induk dari Daihatsu, yang ingin mendorong konsumen agar lebih memilih Daihatsu. Karena mereka memang sedang mencanangkan Daihatsu untuk menjadi perpanjangan tangan Toyota di kelas mobil murah, untuk pasar negara berkembang. Tapi hal ini harus dikonfirmasi lagi.

Secara keseluruhan, baik secara tampilan maupun teknis, Agya baru cukup memberikan kesegaran untuk pasar hatchback LCGC. Parasnya menganut bahasa desain Keen Look yang bisa Anda temukan juga di berbagai mobil Toyota terbaru.

Eksterior

Secara keseluruhan, mobil ini memang hanya mengalami evolusi desain. Namun justru itulah yang dibutuhkan oleh Agya dan kembarannya, Daihatsu Ayla saat ini. Wajahnya dibekali dengan grille yang melebar di bawah. Lampu depan kini diberikan yang juga baru, lengkap dengan driving light berteknologi LED.

Di bagian samping tidak ditemukan perubahan yang signifikan selain velg baru berukuran 14 inchi. Pada varian tertinggi, warnanya juga ‘kekinian’ dengan kombinasi warna silver-hitam dengan desain yang juga terlihat sporty. Selain itu, untuk varian tertinggi (1.2 TRD) sudah dilengkapi dengan body kit yang sporty.

Di bagian buritan, kembali tidak banyak perubahan selain spoiler bagasi yang telah dilengkapi dengan lampu rem. Selain itu lampu belakang juga tidak banyak berubah selain ketambahan garnish yang menempel di pintu bagasi.

Yang menarik justru bumper belakang pada varian 1.2 TRD. Selain terlihat sporty, modelnya terlihat membuat Agya lebih mahal dari sebelumnya.

Mesin & Konsumsi BBM

Toyota akhirnya memasangkan mesin 4-silinder untuk Agya, tanpa meninggalkan versi 3-silinder. Yang menarik mesin tiga silinder ini dibekali dengan teknologi VVT-i dengan kapasitas tetap 1.0 liter. Sementara itu, mesin 4-silinder memiliki kapasitas 1,2 liter. Selain kapasitas leih besar, Dual VVT-i juga sudah terpasang di sini.

Mesin yang serupa dengan Toyota Calya itu memiliki tenaga hingga 88 PS pada putaran 6.000 rpm, sementara mesin yang lebih kecil menyemburkan tenaga hingga 67 PS pada putaran yang sama.

Sayangnya, karena saat tulisan ini dibuat mobil ini baru meluncur, maka kami belum sempat mengujinya. Karena itu, konsumsi BBM dan performanya belum bisa dirasakan. Tapi jangan khawatir, kami akan segera menguji salah satu pionir kaum LCGC ini. Tunggu saja.