HARGA TOYOTA CALYA PALEMBANG 2019

TOYOTA ALL NEW CALYA
A Wonderful Surprise

  • Compact MPV 7-seater dengan konsep desain yang stylish dan modern, semakin menambah kepuasan Anda dalam berkendara. Surprisingly stylish exterior.
  • Dengan dimensi yang terlihat compact dari luar, kabin tetap memiliki ruang luas yang membuat nyaman seluruh penumpang. Surprisingly spacious interior
  • Dilengkapi dengan sistem keamanan yang optimal agar pengalaman berkendara Anda tetap menyenangkan dan aman. Surprisingly complete safety & security
  • Kenyamanan tanpa batas bagi setiap penumpang

Warna Toyota Calya

Calya tersedia dalam 6 warna yang berbeda – Black, White, Red, Silver Mica Metallic, Orange Metallic and Gray Metallic

Overview

Menjelang akhir 2013, kolaborasi PT Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menghasilkan produk kembar ketiganya, yaitu Astra Toyota Agya dan Astra Toyota Ayla. Ada yang menarik dari penamaan kedua produk ini, mengingat keduanya mengusung merek Astra di depan merek ‘asli’ mereka.Ya, hal ini dilakukan karena kedua produk baru ini mengikuti skema Low Cost Green Car (LCGC) yang ditetapkan pemerintah sebagai produk mobil dengan harga terjangkau dan ramah lingkungan. Saat itu, baik Agya maupun Ayla diperkenalkan sebagai sebuah hatchback mungil berkapasitas 5 penumpang yang diklaim memiliki konsumsi bahan bakar lebih baik dari 20 km/liter dengan harga yang ditawarkan mulai di bawah Rp 100 juta. Berselang tiga tahun kemudian, sebuah berita terbaru muncul di akhir kuartal pertama 2016, yang mengabarkan kelahiran spesies baru LCGC kolaborasi Daihatsu dan Toyota.Dalam situs Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan Bermotor Kementrian Perindustrian (TPT Online), PT Astra Daihatsu Motor mendaftarkan satu nama Toyota B410RA-GMQFJ pada tanggal 11 April 2016. Hal ini semakin diperkuat dengan beredarnya foto bocoran yang menghadirkan sosok sebuah MPV baru berlogo Burung Garuda, serupa dengan milik Agya. Spekulasi pun semakin mendekati kenyataan bahwa MPV ini adalah sebuah LCGC. Tak lama, sebuah sumber menyebutkan bahwa nama MPV baru ini adalah Toyota Calya, dimana kata Calya sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ‘tanpa cacat’ atau ‘sempurna’.Dengan sosoknya yang lebh besar dibandingkan Agya, sudah dapat dipastikan jika MPV LCGC ini dapat mengusung 7 penumpang di dalam kabinnya. Dan ya, akhirnya kami merasakannya langsung saat mencoba mobil ini di wilayah Jawa Tengah, September 2016 lalu.

Interior & Fitur

Interior Calya cukup membuat betah dipandang. Selama Anda tidak keberatan dengan kualitas material interior yang tidak bisa dibilang terbaik (ingat, ini mobil LCGC), maka Calya akan membuat Anda betah. Seperti Agya (dan Ayla) yang kabinnya dapat dibilang cukup lapang untuk sebuah hatchback berdimensi mungil. Calya juga demikian. Kuncinya hadir dari lapisan busa tempat duduk yang dapat dibilang tipis. Khusus untuk baris ketiga, memang dua orang dewasa Asia akan cukup berada di situ.
Namun harap diingat, wheelbase-nya hanya 2,5 meter, jadi jangan berharap akan betah berlama-lama di bagian ini. Satu hal yang akan membuat sedikit nyaman penumpang baris ketiga adalah, kursi baris kedua yang bisa dimaju-mundurkan. Bahkan hingga posisi kursi kedua berada paling maju pun, asal ukuran kaki Anda masih ‘standar Asia’, ruang kakinya terasa cukup. Yang menarik lagi adalah saat baris ketiga ditegakkan, Anda masih bisa menyimpan koper berukuran menengah disitu.Untuk fitur yang ditawarkan di dalam kabin, Calya harus diacungi jempol. Toyota dan Daihatsu menjejalkan mobil ini dengan fitur yang menarik seperti audio 2-DIN yang mampu melakukan koneksi bluetooth, MID di hadapan pengemudi yang informatif, serta banyaknya ruang penyimpanan. Lebih dari itu, fitur keselamatan cukup lengkap untuk sebuah LCGC.Pertama, Anda akan menemukan sepasang airbag untuk pengemudi dan penumpang depan. Selain itu, ada tujuh seatbelt di mobil ini, alias semua penumpang bisa terikat di kursi dengan aman. Belum cukup, ada dudukan ISOFIX untuk mengikatkan kursi balita di baris kedua.

Eksterior

Jika melihat bagian depannya, ada beberapa perbedaan dengan saudara kandungnya, Agya. Wajahnya juga menganut bahasa desain ‘keen look’ layaknya keluarga Toyota yang lain. Lampu depan bersudut tajam, mirip dengan sang kakak, Toyota Avanza. Di bagian tengah, terdapat grille dengan logo ‘Burung Garuda’ di bagian tengah, menyambung dengan bumper di bawahnya yang memiliki lubang udara berbentuk trapesium. Dari samping, tampak jika badan Calya mendapatkan tambahan di bagian belakang. Dengan berbasis A Platform yang dirancang oleh Daihatsu, Calya memiliki dimensi panjang 4.070 mm. Sebagai perbandingan, Datsun GO+ Panca yang menjadi kompetitor terdekatnya memiliki panjang 3.995 mm. Sementara untuk jarak sumbu roda (wheelbase) berada di angka 2.525 mm.Di seperempat bagian akhir dari badannya, Calya menampilkan sosok yang  mirip dengan GO+ Panca, hal ini tampak dari bentuk kaca samping belakangnya. Meski begitu yang cukup mengejutkan di bagian buritan adalah konfigurasi lampu belakangnya yang mirip dengan milik sang Kakak, Toyota All-new Kijang Innova. Lampu belakang berbentuk huruf ‘L’ terbalik dengan reflektor horizontal yang terletak di pintu bagasi. Interior

Mesin & Konsumsi BBM

Di balik kap mesinnya,  Calya diprediksi mengusung mesin 3NR-VE berkapasitas 1,2 liter. Mesin 4-silinder segaris ini telah memiliki teknologi Dual VVT-i serupa dengan mesin Toyota Yaris yang dipasarkan di Thailand. Mesin 16 katup DOHC ini mampu menghasilkan tenaga puncak hingga 88 PS dan torsi maksimal 108 Nm. Penggunaan mesin 1,2 liter ini merupakan batas kapasitas maksimal dari regulasi soal mobil LCGC di Indonesia. Sementara untuk mengantarkan daya yang dihasilkan mesin tersebut ke roda penggerak depan, Toyota  memberi pilihan transmisi manual 5-speed atau otomatis 4-speed. Sedangkan di keempat kakinya, struktur suspensi yang digunakan sudah independen di bagian depan, dengan menggunakan MacPherson Strut.  Sementara di bagian belakang Semi Independent Torsion Beam, keduanya dipasangkan dengan per ulir yang membuat peredamannya terasa cukup lembut, sekaligus menopang mobil ketiga bermanuver.Untuk rem, di bagian depan menggunakan rem cakram berventilasi dan di belakang masih rem tromol. Terlihat biasa saja, memang, namun Calya telah dibekali dengan sistem pengereman ABS yang membuat roda tidak mengunci saat pengereman keras. Hasilnya> mobil masih bisa dikendalikan saat pengereman seperti itu. Sementara untuk ukuran velg yang digunakan adalah velg alloy 14 inchi, dengan ukuran ban 175/65. Varian & Harga Toyota Calya memiliki dua varian E dan G.Meski tidak menutup kemungkinan akan hadir varian tertinggi berbalut nama TRD Sportivo, namun tampaknya hal tersebut akan mengeluarkan variannya dari teritori LCGC. Varian-varian tersebut mendapat pilihan transmisi manual 5-speed atau otomatis 4-speed, dengan harga paling mahal Rp 150 juta (Caya G transmisi otomatis).